RSS

Arsip Bulanan: Februari 2012

Badai Korea di Televisi Kita. Sebuah Diskusi Publik Remotivi bekerjasama dengan Universitas Paramadina.

Sumber:

http://remotivi.or.id/mendadak-k-pop-badai-korea-di-televisi-kitaMENDADAK K-POP

Sumber lain :
Milis Yahoo – Forum Pembaca Kompas ( dari email pribadi penulis)

Badai Korea di Televisi Kita Sebuah Diskusi Publik Remotivi bekerjasama dengan Universitas Paramadina

“Global Village” merupakan istilah dari Marshal McLuhan yang digunakan untuk menggambarkan semakin kecilnya dunia yang dilipat oleh teknologi komunikasi. Seiring dengan itu, informasi pun kian homogen dan terpusat pada episentrum-episentrum kekuasaan, seperti Hollywood dalam dunia hiburan dan CNN serta Reuters dalam dunia jurnalistik.

Hampir dapat dipetakan bahwa industri hiburan dan informasi hanya berkisar dalam pusaran yang pusatnya berada di Amerika dan Eropa.

Tumbuh suburnya Internet di negara-negara berkembang telah memberi kesempatan bagi arus budaya yang berada di pinggiran untuk mengambil tempat dalam diskursus kebudayaaan global. Apa yang terjadi dengan budaya Korea saat ini adalah contohnya. Berawal dari Internet, kini produk budaya Korea (K-Pop) juga mulai memasuki ruang publik lewat televisi.

Berbeda dengan konsumen Internet yang terbatas, televisi telah menjadi sarana konsumsi publik yang jauh lebih luas. Internet dan televisi kini berkolaborasi dalam membentuk budaya populer. Apa yang berkembang di dunia maya, direproduksi menjadi berita dan bahan konsumsi di televisi. Begitu pula sebaliknya.

Satu di antara yang menandakan ekpansi K-Pop dalam televisi nasional adalah maraknya sinetron bersemangat Korea (kalau tidak boleh disebut jiplakan). Tidak hanya itu, belakangan kita juga disuguhi program musik yang berasal dari Korea atau pun artis yang dengan bangga menyatakan dirinya sebagai pengagum budaya Korea.

Tingginya tingkat terpaan televisi dan Internet telah melahirkan gejala kebudayaan dalam masyarakat, ditandai dengan munculnya komunitas-komunitas pecinta kebudayaan (lebih tepatnya: konsumen produk) Korea.

Dalam kondisi seperti ini kita patut bertanya: di mana identitas TV nasional? Lebih jauh lagi, di mana lokalitas mendapat tempat di TV kita? Dan pada akhirnya, apakah selamanya masyarakat Indonesia akan jadi konsumen abadi kebudayaan pop, ataukah masih ada peluang yang lain?

Acara Diskusi Publik Remotivi ini digelar pada:

Hari/Tanggal: Rabu, 29 Februari 2012

Waktu : Pk. 13.00 WIB

Tempat : Ruang Granada, Universitas Paramadina, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96-97 Mampang, Jakarta Selatan

Pembicara :

* AG. Eka Wenats Wuryanta (Pengajar Ilmu Komunikasi di Universitas Paramadina)

* Budi Suwarna (Wartawan KOMPAS)

Diskusi ini didanai oleh Yayasan Tifa, bersifat gratis dan terbuka untuk umum

Narahubung: 0813-1561-4331 | 08-999-826-221 | 0815-892-7792

REMOTIVI

“Hidupkan Televisimu, Hidupkan Pikiranmu

Remotivi adalah sebuah inisiatif warga untuk kerja pemantauan tayangan televisi di Indonesia. Cakupan kerjanya turut meliputi aktivitas pendidikan melek media dan advokasi yang bertujuan (1) mengembangkan tingkat kemelekmediaan masyarakat, (2) menumbuhkan, mengelola, dan merawat sikap kritis masyarakat terhadap televisi, dan (3) mendorong profesionalisme pekerja televisi untuk menghasilkan tayangan yang bermutu, sehat, dan mendidik.

 
Leave a comment

Posted by pada 26/02/2012 in Topik hari ini

 

Peluncuran Jurnal Perempuan Edisi 72 “Perempuan dan Pemberantasan Korupsi”

Dalam Rangka Hari Perempuan Internasional, Jurnal Perempuan Meluncurkan:

” JURNAL PEREMPUAN EDISI 72″

*PEREMPUAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI*

KERJASAMA JURNAL PEREMPUAN DENGAN INDONESIAN CORRUPTION WATCH (ICW) DAN UNIVERSITAS PARAMADINA

Hari / Tgl : Kamis, 1 Maret 2012

Tempat : AULA KAMPUS UNIVERSITAS PARAMADINA GEDUNG B
Jalan Gatot Subroto – Jakarta

Pukul : 10.00 –13.00 WIB

Latar Belakang Acara

Sangat sedikit literatur yang membahas soal korupsi dan gender, padahal kini masalah korupsi sudah mewabah di Indonesia dan telah menyeret sejumlah perempuan dalam kasus korupsi. Oleh sebab itu, Jurnal Perempuan memandang perlu menyoroti soal korupsi dan kaitannya dengan isu gender.

Jurnal Perempuan mencoba mengkaji tatanan yang paling dasar, bagaimana praktek korupsi menjadi sebuah kebudayaan yang akhirnya mengikutsertakan perempuan menjadi koruptor.

Meski analisis gender untuk sementara mengatakan bahwa sekalipun perempuan sebagai koruptor, keberadaannya tidak lepas dari “permainan kartu” para “koruptor kakap” dan perempuan menjadi pihak yang paling mudah untuk dijadikan tumbal. Bahkan media diarahkan menjadi obrolan tentang masalah pribadi perempuan-perempuan korup seperti perselingkuhan, hubungan mesra, bahkan payudara dan gaya hidup.

Korupsi pada dasarnya merusak peradaban dan merengut hak yang paling dasar manusia untuk sejahtera dan menikmati hak-hak hidupnya. Hal ini tergambar dari berbagai tulisan yang dihimpun di Jurnal Perempuan edisi no. 72. Kisah bagaimana Camat yang tidak paham gender mengesampingkan kebutuhan perempuan pengungsi bahkan dianggap sebagai korban “kecil”.

Dana pendidikan yang
dikorupsi mengakibatkan ketimpangan pengetahuan yang berakibat buruk pada perempuan. Demikian pula antibiotik yang tidak tersedia karena salah tata kelola ataupun tidak sampai karena dikorupsi dan mengakibatkan penderitaan
bagi perempuan. Sehingga dapat dikatakan korupsi merampok masa depan perempuan dan bangsa secara keseluruhan.

Jurnal Perempuan menekankan pentingnya perempuan untuk turut serta melawan korupsi. Di dalam edisi ini dipaparkan kisah-kisah perempuan yang tidak
tinggal diam. Beberapa pejabat dan birokrat perempuan turut andil menyuarakan dan memberantas korupsi.

Wawancara dengan Sri Mulyani
menunjukkan sosok seorang pejabat yang banyak melakukan terobosan-terobosan untuk membersihkan praktik korupsi dari institusinya. Terdapat pula sosok Dr. Ratna Sitompul, dekan FKUI, yang gigih menyuarkan anti korupsi đi kampus UI. Perempuan-perempuan yang menjadi pemimpin perlu melakukan gebrakan dan menunjukkan komitmennya untuk memberantas korupsi.

Karena itu, pemberantasan korupsi adalah kepentingan politik perempuan, justeru karena ia adalah korban utama. Rocky Gerung di dalam catatan Jurnal Perempuan menegaskan, “kepekaan moral, rasa keadilan, ethics of care, dapat
diajukan sebagai keunggulan natural perempuan, suatu dasar antropologi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih.”

Pembicara & Moderator

Dalam Diskusi ini akan menghadirkan pembicara Effendi Gazali (Save UI), Erry Riana Hardjapamekas (Mantan Wakil Ketua KPK), Danang Widoyoko (ICW), dan Anis Hidayah (Migrant Care).

Moderator: Sulistiyowati Irianto, Dewan Redaksi Jurnal Perempuan.

Rundown Acara

10.00-10.30 Registrasi Undangan & Peserta

10.30-10.35 Pembukaan oleh MC

10.35-10.50 Sambutan oleh Rektor Universitas Paramadina, Bapak Anis Baswedan dan Pemimpin Redaksi Jurnal Perempuan, Mariana Amiruddin

10.50-11.20 Presentasi oleh Erry Riyana Hardjapamekas, Effendi Gazali, Danang Widoyoko, Anis Hidayah

11.20-12.20 Tanya jawab

12.20-13.00 Penutupan & Makan Siang

Kontak Acara:

Deedee Achriani
Mobile :0818-730 289
Email:
deedee@jurnalperempuan.com

Source : milis Forum Pembaca Kompas – 26 Februari 2012

 
Leave a comment

Posted by pada 26/02/2012 in Topik hari ini

 

Dear Whitney, thank you for your greatest love and I will always love you. #RIPWhitneyHouston

 
Leave a comment

Posted by pada 12/02/2012 in Topik hari ini

 

Jobstreet Job Vacancy

We are hiring!

JobStreet.com is looking for the BEST TALENT.If you are passionate, energic and looking for challenge, Come and Get Hired!Let’s join us and grow with no.1 online recruitment company.

Walk in Interview
Date: Saturday, 4 February 2012
Time: 09.00am – 15.00pm
Wisma Bumiputera 5th floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.75 Jakarta 12910
Telp: (021) 570 0151

Customer Service Executive
Jakarta Raya

Responsibilities:
• Performing day to day customer support
• Being sharp in assesing customers problems and able to provide solutions within company regulations• Supporting internal and external customer trainings
• Open for ideas and innovative solutions to enhance team productivities Requirements: • Have at least 3 years experience in the same background of customer service • Bachelor degree in any field from reputable university
• Have passion and attitude toward customer service• Fast learner and able to adapt quickly • Need to have excellent communication skills
• Fluent in English (verbal & written)
• Have knowledge in MS Office
• Willing to travel
• Able to join immediately

Business Development Executive
Jakarta Raya

Responsibilities:
• To maintain existing clients• Follow up and assist clients in every recruitment process with good service • Update new products and features Requirements:
• Min. Diploma Degree (any discipline)• Computer literate (MS. Office, Internet, etc). • Good skills in communication and negotiation
• Have sales experience background min 1 year.
• Good personality, creative, high integrity and demonstrate the ability to work in a team environment • High motivation, initiative, aggressive
• Target oriented and well organized person will be preferred • Good skills in communication and negotiation
• High motivation, initiative, aggressive
• Target oriented and well organized person will be preferred • Able to work independently or as a team

Impact Support Supervisor
Jakarta Raya

Responsibilities:

• To be an adviser for clients in terms of product needs
• To communicate and negotiate with clients effectively
• To conduct presentations to medium and large scale company • To be frequently liaise with product developers throughout region

Requirements:

• Have at least 3 years experience in IT consulting industry. • Have experience in selling intangible products and services. • Experienced in leading projects for large or multinational clients • Technical management and leadership skills essential.
• Presentation skills is a must.
• Have knowledge in IT Networking, Database, Software.
• Able to speak english fluently.
• Have knowledge in MS Office

 
Leave a comment

Posted by pada 02/02/2012 in Topik hari ini

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.