RSS

Nederlands is leuk! (Bahasa belanda itu menyenangkan)

20 Apr

Bahasa belanda digunakan sebagai sebuah bahasa resmi di Nusantara, ketika Belanda menjajah sebagian wilayah kepulauan ini. Bahasa Belanda bukan merupakan bahasa resmi lagi sejak Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942. Di wilayah Papua, hal ini terjadi setelah penyerahan kekuasan Papua ke Republik Indonesia pada tahun 1963. Bukan artinya setelah kemerdekaan Indonesia, bahasa Belanda tidak digunakan lagi.

Bahasa Belanda merupakan sebuah bahasa sumber atau referensi yang sangat penting di Indonesia; beberapa dokumen pemerintahan penting dalam bahasa ini masih tetap berlaku secara resmi. Penggunaan bahasa Belanda hanya terjadi agak lambat di daerah jajahan mereka. Semasa VOC bahasa Belanda hampir tidak ada artinya. Selain itu banyak daerah memang belum dikenal atau dijelajahi mereka. Mereka yang bisa berbahasa Belanda memiliki hak-hak lebih banyak. Budak yang bisa berbahasa Belanda boleh memakai topi dan wanita pribumi yang bisa berbahasa Belanda boleh menikah dengan orang Eropa.

Bahasa Belanda merupakan salah satu bahasa resmi masyarakat Eropa. Di negeri Belanda, Belgia dan Suriname orang berbahasa Belanda di lingkungan pemerintahan dan pendidikan. Bahasa Belanda digunakan dalam siaran radio dan televisi atau media komunikasi lainnya. Bahasa Belanda merupakan bahasa bagi 22 juta orang. Sebagai bahasa perdagangan, bahasa Belanda juga cukup penting, meski bahasa Inggris tentu jauh lebih penting. Namun para penutur fasih bahasa ini sekarang umumnya hanyalah orang-orang tua saja, terutama di Jawa dan Bali. Mereka pernah mempelajari bahasa ini di sekolah dan masih menggunakannya, terutama pada reuni atau untuk bercakap-cakap dengan para wisatawan.

Bagi bangsa Indonesia bahasa Belanda sungguh penting, terutama untuk bidang sejarah, linguistik, agraria, perhutanan, antropologi, dan hukum. Seringkali para ahli hukum diwajibkan bisa membaca bahasa Belanda. Banyak buku hukum dan pemerintahan yang (belum) diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Bahkan pada beberapa tempat, seperti di Kota Depok, bahasa Belanda masih merupakan bahasa dominan. Kemudian sekelompok waria di Jakarta menggunakan bahasa ini sebagai bahasa rahasia. Saat ini di Indonesia, bahasa belanda mendapat peran yang spesial disebabkan adanya hubungan yang khusus antara Indonesia dan Belanda. Sejumlah masyarakat Indonesia masih menguasai bahasa Belanda sebagai bahasa ibu kedua, tetapi generasi muda Indonesia mempelajari bahasa Belanda sebagai bahasa asing, di samping bahasa asing lain seperti misalnya bahasa Inggris atau bahasa Jepang.

Di Indonesia bahasa Belanda dapat dipelajari di berbagai universitas dan Lembaga Bahasa dan Budaya Belanda. Pada Universitas Indonesia (Depok) selama lebih dari 35 tahun telah menyelenggarakan pendidikan empat tahun jenjang S I: Program Studi Belanda. Pada program ini belajar hampir 200 orang mahasiswa.

Di samping itu pada Universitas Indonesia terdapat juga program pendidikan D3 yang mempersiapkan mahasiswa untuk fungsi-fungsi di perusahaan atau sektor pariwisata. Banyak alasan dan juga jawaban dari orang yang belajar Bahasa dan berbahasa Belanda: ‘Karena bahasa Belanda indah’. Seorang dosen pada Pusat Bahasa Belanda Erasmus mengatakan: ‘Karena bahasa Belanda mudah dipelajari, menyenangkan untuk didengar dan menarik untuk diucapkan’. Orang Indonesia belajar bahasa Belanda dengan aneka alasan. Para mahasiswa belajar untuk mendukung studi mereka di fakultas hukum atau jurusan sejarah di berbagai universitas. Bahan studi yang tertulis dalam bahasa Belanda harus secara mandiri dibaca dan difahami.

Orang yang lain belajar karena bekerja di perusahaan Belanda atau berharap bila mahir berbahasa Belanda akan mudah mendapat pekerjaan. Mahasiswa yang kuliah di Program Studi Belanda setelah lulus menjadi dosen bahasa Belanda di berbagai tempat, menjadi karyawan kedutaan atau bekerja di media cetak, radio dan televisi, di perusahaan penerbitan, di perusahaan Belanda, di sektor industri pariwisata dan lain sebagainya. Selebihnya belajar karena memiliki keluarga di negeri Belanda dan ingin tetap berhubungan.

Ada juga mereka yang ingin kuliah pada universitas di negeri Belanda atau Belgia. Kebanyakan program studi berbahasa Belanda, dengan demikian perlu kemahiran bahasa Belanda. Juga ada orang yang ingin tinggal menetap di wilayah yang berbahasa Belanda. Dan juga ada yang tertarik untuk belajar bahasa dan ingin memperbaiki kemahirannya.

Bahasa Belanda mendapat tempat dalam bahasa Indonesia melalui banyaknya kata pinjaman yang diambil dari bahasa Belanda. Seperti misalnya knalpot (knalpoot), bekleding (bekleden), permak [vermaak], atret [achteruit], absurd, afdruk, belasting, bestek, bom, bretel, debat, degen, drama, elan, fabel, flop, fotomodel, fraude, garasi, giro, gratis, handel, harem, hutspot, inklaring, jas, kabinet, kanker, kansel, krat, lading, loket, marmer, masker, matras, mondeling, nota, oma, onderneming, opa, pan, pater, punt, rekening, rimpel, salaris, seks, sigaret, skelet, spoor, tank, testikel, tol, urine, vla, wastafel, wortel..

Sebaliknya dalam bahasa Belanda juga terdapat kata-kata dari bahasa Indonesia seperti senang, nasi, kaki, dan masih banyak lagi. Selain itu ada pula beberapa kata yang dieja lain namun pelafazannya masih sama atau mirip dalam bahasa Belanda: adopsi, apel, asprak, bagasi, bandit, baterai, bioskop, debil, demisioner, duane, ekonomi, energi, ereksi, finansiil, frustrasi, garansi, generasi, granat, higiene, ideologi, imbesil, impoten, inflasi, jenewer, kampiun, kantor, kardiolog, kartu, kastrasi, kelom, kondom, korting, kristen, kuitansi, langsam, losion, makelar, marsepen, menstruasi, monarki, opas, operasi, overproduksi, panekuk, parlemen, pesimis, polisi, resesi, revolusi, segregasi, sigar, sirop, setrup, skorsing, selop, spanduk, tabu, taksi, tanpasta, toleran, vegetarir, verkoper, verplehster, wanprestasi.

Setelah kemerdekaan Indonesia, beberapa kata ini berubah. Misalkan kata universitet dan kwalitet diganti dengan universitas dan kualitas, sehingga ciri khas Belandanya, menjadi berkurang. Beberapa kata-kata kelihatan memang diambil dari bahasa Belanda. Beberapa contoh dengan ejaannya dalam bahasa Belanda: abésé (alfabet), air ledeng (leidingwater), arbai (aardbei), ateret (achteruit), besenegeng (bezuiniging), buku (boek), dasi (stropdas), dopercis (doperwten), dus (douche), efisen (efficiënt),amplop (enveloppe), fakultas kedokteran (medische faculteit), gaji (gage), gemente (gemeente), hasyis (hasjies), hopagen (hoofdagent), insinyur (ingenieur), interpiu (interview), kakus (wc), keker (verrekijker), keroket (kroket), klep knalpot (uitlaatklep), komunis (communist), kopor (koffer), koterek (kurketrekker), lengseng (lezing), masase (massage), netral (neutraal), om (oom), ongkos (onkosten), otobus (autobus), pakansi (vakantie), pasasi (passage), pipa (pijp), puisi (poëzie), rebewes (rijbewijs), sakelek (zakelijk), stasiun (station), teh (thee), wese (wc), zeni (genie).

Selain kata-kata pinjaman dari bahasa belanda, ada juga kalimat sapaan, ucapan atau greetings ( groetjes; dalam bahasa belanda), ungkapan / ekspresi yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari, yamg mungkin sering terdengar oleh kita (dan orang tua kita yang bisa berbahasa belanda tentunya) , seperti :

Kata Sapaan Dag! Lekker! Goed hoor! : hai! enak!, baik sekali!

Dag Meneer / Mevrouw /Juffrouw/Heren : Hai Tuan / Nyonya

Goede morgen : Selamat Pagi

Goedenavond : Selamat Sore

Goedenacht : Selamat Malam

Hoe Gaat Het : Apa kabar?

Source :

1. http://www.erastaal.or.id/index.php?opti…

2. http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Bela…

3. Code Nederlands Tekstboek (milik pribadi)

4. Welkom voor Toerisme (buku teks bahasa belanda), milik pribadi

5. Levend Nederlands (milik pribadi)

6. http://wapedia.mobi/id/Bahasa_Belanda_di…

blog ini bisa dilihat juga di :

http://kompetiblog2010.studidibelanda.co…

About these ads
 
2 Komentar

Posted by pada 20/04/2010 in opini saya

 

2 responses to “Nederlands is leuk! (Bahasa belanda itu menyenangkan)

  1. harijogja

    21/04/2010 at 2:52 AM

    sayang ga ada lomba blog bahasa jawa atau bahasa daerah lainya ya

     
  2. galz25

    22/04/2010 at 11:51 AM

    hehe semoga aja ada…ditunggu aja.. keep blogging. thanks for comment

     

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: