Arsip untuk Juli 25, 2009

Jadi ga respek sama Manohara

Udah liat sinetron Manohara yang tayang di RCTI? Kenapa bikin gak menarik ya? Ga tau juga kenapa, apa karena gw bukan penggemar manohara?

Semenjak berita penculikannya oleh Teuku Fakhry dari Kerajaan Kelantan, sampai pembebasannya pun manohara gak membuat gw menjadi kasihan dan trenyuh secuil pun. Ga respek. Mungkin karena pemberitaannya yang terus menerus di tv, majalah,koran selalu memberitakan manohara gw jadi semakin eneg.

Ditambah lagi perang mulut Manohara, sang ibunda Deasy fajarina dan Dewi kakak mano dengan juru bicara kerajaan kelantan yang haduuuuh…. di semua stasiun tv dan media massa, mengangkat topik itu. Stress tingkat tinggi.

Sampai sekarang Manohara masih membuat berita. Bukan Manonya, tapi ibunyan yang dikabarkan menganiaya pembantunya dan mengguna-guna mantan suaminya.bener2 gak ada yang menarik dari duet Ibu dan anak ini!!!

Sekarang Manohara dapet gelar dari Solo…apa tuh Raden Roro, Raden Ayu….whatever lah…memang pantas ya? Maaf deh gw gak ngerti soalnya soal penggelaran itu, siapa dan bagaimana orang yang bisa nrima gelar2 kerajaan dr Solo atau Yogya sih?

Setau gw sih hanya orang keturunan darah biru dan orang kraton bener2 yang bisa dapet gelar lho.

Yahhh, disamping berita2 nya, Manohara juga menciptakan trend buat kita. Kacamata, jam tangan berwarna coklat, dan handbagnya membuat kaum sosialita keranjingan dan diburu artis2 kita. Kacamata Manohara, namanya, konon dijual seharga 75 juta (kl ga salah), jam tangan (750 juta) dan handbag (unknown price). Fantastis dan gak heran untuk seorang Manohara….

Gw dan tante gw sempet ngiler dengan jam tangan Manohara, bahkan si tante sampai membeli tabloid CEK dan RICEK untuk ngeliat lebih deket bentuk jam si Mano. Sampai gw n tante nih, ndatengin smua counter jam tangan branded ga ada hasilnya karena kata para SPG nya belum masuk ke Indonesia.

Wih biar udah masuk Indonesia juga gw kaga mau beli dehhhhh….*kabuuur*

Komentar (1) »